Pipa gas medis rumah sakit

Persyaratan Pipa Gas Medik :
a. Pipa yang dipergunakan harus terbuat dari tembaga dengan  kadar ± 99 % (sembilan puluh sembilan persen) atau stainless steel, yang dinyatakan dengan Sertifikat Asal Negara (Certificate Of Origin) dan Sertifikat Pabrikasi (Certificate Of Manufacture, ASTM B 819 , BSEN 13348, JIS 3300, Type L/K).
b. Pipa yang akan dipasang harus bersih dari debu, gram/serbuk besi (sisa pemotongan pipa dan oli), dan di flushing dengan nitrogen.
c. Pipa Gas Medik harus diberi label sesuai dengan Gas Medik yang dialirkan
d. Pipa Gas Medik harus memenuhi keamanan terhadap struktur dan utilitas dari bangunan unit fasilitas pelayanan kesehatan.
e. Pemasangan pipa Gas Medik harus menggunakan gantungan pipa yang terbuat dari baja dengan jarak antara gantungan maksimum 2,5 m.
f. Pemasangan instalasi pipa diatas plafon harus dilengkapi dudukan dan gantungan yang diikat kuat pada dak beton.
g. Ukuran pipa disesuaikan dengan kebutuhan/desain yang benar agar menjamin tekanan Gas Medik tidak berkurang pada saat pemakaian      maksimal.
h. Penyambungan pipa harus dilas dengan menggunakan kawat las perak, agar sambungan pipa rapat sempurna dan tahan lama, Gas yang        dipergunakan adalah campuran oksigen, Acetyline dan pada proses pengelasan harus dialiri gas Nitrogen.
i. Penyambungan antar pipa harus menggunakan fitting tembaga :
– Fitting Sock
– Fitting Elbow
– Fitting Tee
– Fitting Reducer
– Fitting Dop
j. Pemotongan pipa harus menggunakan cutter/ pemotong pipa khusus.

k. Pemasangan instalasi pipa Gas Medik dalam dinding harus dilindungi pipa PVC.
l. Seluruh jaringan pipa Gas Medik dan Vakum Medik harus dilakukan pengetesan tekanan minimal 1,5 kali tekanan kerja selama1 kali 24         jam dengan gas nitrogen pada saat selesai pemasangan jaringan pipa Gas Medik.

m. Seluruh IGVM harus dilakukan test kebocoran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *